Patung Kuda Perkasa Dan Sebuah Lantai Biasa

July 14, 2012 by: admin

artikel motivasi,"Patung kuda yang perkasa"

Oleh: Dipankara Jayaputra

Di suatu museum benda – benda antic, terdapatlah sebuah patung kuda besar yang terbuat dari batu marmer. Patung itu berdiri dengan begitu indah dan gagahnya serta banyak dikagumi oleh banyak orang. Suatu ketika lantai tempat dimana patung itu berpijak berkata kepada sang patung,” aku sungguh sangat iri padamu patung, begitu banyak orang yang mengagumi dirimu, sementara aku, diijak injak oleh begitu banyak orang yang datang untuk mengagumi dirimu”,” dunia ini memang sungguh tak adil”, keluhnya.

Kemudian setelah beberapa saat sang patung menjawab keluhan dari si lantai tersebut. Ingatkah kawan sebelum kita menjadi seperti sekarang ini??. Kita berasal dari gunung yang sama, jenis batuan yang sama serta mengalami proses awal yang sama hanya ketabahan dan keuletan saja lah yang membedakan kita. Lalu si lantai pun menjadi bingung atas jawaban tersebut dan meminta penjelasan lebih kepada sang patung. Kemudian sang patung menjelaskan lebih detailnya, dahulu kita hanyalah sebongkah batu yang tak begitu bernilai dan tidak berguna.  Namun suatu hari ada seorang pemahat yang dengan pahat tuanya memahat dan membentuk tubuh kita menjadi apa yang dia inginkan  hingga terasa begitu sakit, sakit sekali rasanya.

Dan ingatkah kau apa respon yang kamu berikan terhadap hal tersebut?? Kamu menyerah dengan keaadan yang awalnya sangat menyakitkan tersebut dan mematahkan dirimu sendiri sehingga sang pemahat tersebut tidak dapat membentuk dirimu menjadi lebih indah lagi dan akhirnya kamu hanya menjadi sebuah lantai saja. Kamu menyerah dengan keaadan yang ada !!. tetapi aku?? Aku terus bersabar dan menahan rasa sakit yang aku terima, aku tabah menghadapi segala penderitaan yang aku harus rasakan saat itu hingga akhirnya tubuhku terbentuk seperti seekor kuda jantan yang begitu perkasa.
Bahkan tidak hanya sampai disitu saja perjuanganku, setelah mengalami pahatan yang begitu menyakitkan, lebih buruk lagi, aku dimasukkan ke  dalam  perapian.  Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Tetapi aku tetap tegar menghadapi semua itu. Hingga akhirnya  aku diangkat dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Setelah terasa dingin sebentar aku kemudian diberikan  kepada  seorang  wanita  muda  dan ia mulai mewarnai tubuhku. Baunya begitu cat yang begitu menusuk juga kurasakan saat itu. Dan setelah itu aku pun di jemur dibawah teriknya matahari, panas sekali rasnya

Setelah  semua proses berhasil aku lalui, aku dingkat dan ditempatkan di depan sebuah kaca. Betapa kagetnya  aku  ketika melihat  diriku sendiri.  Aku  terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya,  karena  di  hadapanku  berdiri sebuah patung kuda jantan yang begitu perkasa. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku

Pesan dan perenungan :

Kehidupan kita saat ini bolehlah penuh dengan penderitaan tapi janganlah menyerah dengan keaadaan yang ada sekarang ini. Berusahalah dengan penuh kesabaran, ketekunan, keuletan untuk keluarlah  dari kesedihan dan masalah yang ada tersebut. Karena begitulah pada hakekatnya cara Tuhan Untuk Membuat seorang manusia tumbuh dan berkembang hingga cita-cita kita tercapai. Memang pada saat itu tidaklah  menyenangkan,  sakit,  penuh  penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah  satu-satunya  cara  untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan. Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah dengan diiniringi proses untuk terus berjuang, jangan pernah menyerah.

Leave a Reply

Untuk Menutup ini, KLIK IKLAN di bawah ini. DENGAN BEGITU ANDA TELAH IKUT MEMBANTU BLOG INI, Anda tidak akan kehilangan halaman ini, karena iklan akan terbuka di TAB baru, Terima Kasih..