Bunga Sepatu

September 18, 2013 by: admin

Alkisah di sebuah desa, tinggallah seorang ibu bersama anak tunggalnya yang telah beranjak dewasa. Sang ibu dan anaknya tinggal dalam kehidupan yang sederhana, bahkan kekurangan semenjak ditinggal oleh suaminya karena sakit.

Pada suatu hari sang anak sehabis pulang dari kerja, duduk termenung seorang diri. Mukanya penuh kekesalan, dan mulutnya tidak habis-habis mendumel. Sang ibu yang begitu menyayanginya pun datang menghampirinya, dan berkata :

“Kenapa engkau terlihat begitu sedih dan penuh kekesalan anakku”
“Kenapa hidupku selalu penuh dengan masalah, semua orang ditempat ku bekerja tidak ada yang menghargaiku, mereka selalu mengolok-ngolok diri ku, padahal aku bekerja sekuat tenaga” sahut anak itu kesal
Sang ibu mendengarkan keluh kesah sang anak, dan berkata:
“Nak, coba kamu liat bunga sepatu di belakang rumah kita”
“Dia selalu tumbuh, dan memperlihatkan kecantikkannya, walaupun tidak ada yang melihatnya, dia selalu menunjukkan keindahannya, tanpa perna merasa lelah, dan begitu orang melihatnya, orang akan terpesona atas keindahannya” sambung ibu tersebut
“Maksud ibu” tanya sang anak

Sambil mengusap lembut kepala si anak, sang ibu pun melanjutkan kata-katanya
“Seperti bunga sepatu di belakang rumah kita, begitu jugalah kita harus bertindak. Kerjakan lah
pekerjaan mu sekuat tenaga mu, tanpa memperdulikan kata-kata orang lain. walaupun tidak ada yang menghargai kerja keras mu, namun nantinya mereka akan menyadari betapa luar biasanya kita, seperti bunga sepatu yang begitu indah ditaman”

Sang anak mengangguk tanda mengerti, dan tersenyum sambil memeluk ibu tercintanya
“Terima kasih atas nasehatnya ibu” ucapnya penuh haru

~Sering kali dalam bekerja, kita selalu diremehkan, diolok-olok, bahkan tidak dihargai kerja keras kita, namun selalu lah bepikir positif, tunjukkan profesionalitas kita dengan sungguh-sungguh, niscaya orang yang dulunya meremehkan kita pun akan terpesona oleh hasil dari kerja keras kita~

Leave a Reply