Kumpulan Artikel Motivasi Penuh Inspirasi

Banner Horizontal 468x60

Sebuah perenungan tentang kehidupan

July 21, 2009 by: dipank

Perenungan hidup
Perenungan Tentang Hidup

Oleh: Dipankara Jayaputra

Pagi ini saya bangun lebih awal sekitar jam 4 subuh. Untuk satu bulan lamanya aku tinggal di daerah yang boleh dikatakan baru kali ini aku singgahi selama hidup. Sambil menunggu waktu untuk berangkat kerja praktek, saya sempatkan untuk merenungkan tujuan dan makna dari kehidupan. Hampir Setiap hari bangun di pagi hari, siap – siap untuk pergi ke kampus ataupun bekerja hingga sore menjelang dan kemudian bersantai atau bercakap cakap dengan teman atau keluarga hingga berganti malam,dan tibalah hari esok. Hal tersebut terjadi selama bertahun tahun secara terus menerus.

Kadang terasa jenuh dengan kehidupan yang ada dan mungkin bagi sebagian orang tidak mengerti untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja demi sesuap nasi, hanya sekadar melewati hari untuk menunggu kapan akan mati. Sering kali perasaan hampa, putus asa, dan tidak memiliki arti menyelimuti kehidupan kita.

Dan sebuah kebetulan dan keberuntungan sekali,pada siang tadi saya bertemu dengan seorang yang sangat bijaksana yang menginspirasi saya tentang tujuan dan makna kehidupan. Beliau begitu menghargai kehidupan yang diberikan oleh Tuhan YME. Beliau bekerja keras setiap hari, berjuang tidak hanya untuk menghidupi dirinya sendiri tetapi untuk keluarganya yang selalu ia sayangi. Dengan tatapan mata yang penuh dengan krtulusan dan kejujuran ia bercerita kepada saya bahwa setiap kali ia merasa lelah dan capai atau bahkan jenuh terhadap kehidupan ini, ia selalu teringat pada keluarganya, anaknya , istrinya dan orang tua nya yang selalu mengharapkan kedatangannya pulang kerumah. Sungguh terharu saya tadi hingga tak terasa menitikan air mata. Ia bekeja dengan giat dan tekun setiap hari tidak hanya sekedar bekerja tetapi untuk melayani masyarakat sebagai bagian dari impian dan cita citanya untuk memberikan suatu nilai lebih dan pengabdian diri kepada lingkungan atas kehadiran dirinya.

Setelah bercakap cakap dengan bapak tadi dengan waktu yang cukup lama, timbul motivasi dan kesadaran baru dalam benak saya. “Aku manusia yang masih sangat muda, kuat, sehat dan dikaruniai dengan latar pendidikan yang sangat baik dari keluargaku. Sudah seharusnya Aku menjadi manusia yang berguna untuk bangsa, Negara dan keluargaku. Memiliki tanggung jawab besar untuk membahagiakan kedua orang tua ku, memberikan kontribusi yang nyata terhadap lingkungan sekitar dan sangat tak pantas lah jika aku sering duduk bersantai dan bermalas malasan hanya sekedar untuk menunggu hari berganti tanpa melakukan suatu perbuatan yang berarti dan berguna bagi orang banyak.
aku pun akhirnya berjanji dalam diri sendiri untuk lebih bersemangat dalam menghadapi setiap tantangan dalam kehidupan ini dengan penuh antusisme yang tinggi.

Pesan :
janganlah menjadikan kehidupan ini hanya sebagai masa untuk menunggu datangnya waktu kematian saja Tetapi isilah dengan hal hal positif dan berguna untuk orang banyak. Jika kita mengisi kehidupan ini dengan menggerutu, mengeluh, dan pesimis, tentu kita menjalani hidup ini dengan suatu rasa penderitaan. diri. Sebaliknya, kalau kita mampu menyadari betapa pentingnya kehidupan ini, berjuang demi orang orang yang kita cintai maka kehidupan ini akan begitu indah dan menggairahkan, tentu kita akan menghargai kehidupan ini. Kita akan mengisi kehidupan kita, setiap hari, penuh dengan optimisme, penuh harapan dan cita-cita yang diperjuangkan.

Salam sukses!!

Bookmark and Share
Download GRATIS Panduan Ekslusif Bagaimana Seorang Pengangguran Hasilkan $22,000 Dalam 2 Bulan

Leave a Reply